love is, you!

Image

pesan singkat di telepon genggam saya

Pesan singkat ini masuk ke telepon genggam saya tadi pagi pukul 05.29 wib.

Dimana saat jam-jam kronis seperti itu saya biasanya jarang membuka telepon apalagi sms atau email. Maklum sebagai ibu-ibu sok sibuk biasanya jam segitu saya lagi ribet dengan urusan makanan anak, baik yang besar dan kecil, makanan dari pagi hingga sore nanti, sarapan saya dan suami hingga bekal saya dikantor. Belum selama pengerjaannya terkadang si adek bangun dan ikutan “membantu” saya sambil menghabiskan biskuit kesukaannya. hihihi…

Akhirnya message ini saya buka sesampainya saya dikantor. Ritual saya sebelum mengerjakan pasien sembari makan pagi yakni mengecek message, email, sms hingga update orang-orang di media sosial macam path. Biar deh kepo sekalian :p

balik lagi saat buka message dari Ayah saya tadi pagi saya baru ingat astaga hari ini hari ulang tahun pernikahan kedua orangtua saya. 22 April 30 tahun yang lalu mereka berdua resmi menjadi suami istri dan setahun setelahnya lahirlah bayi mungil hitam manis nan baik hati di muka bumi ini. aahaaaa *ketahuan deh berapa umur saya!

Saat message ini saya baca langsung saya kirim pesan balik mengucapkan selamat hari pernikahan kepada ayah dan ibu saya, yang setiap tahunnya pasti saya tidak pernah alpa untuk sekedar say congrats dan terkadang kami merayakan dengan makan malam bersama. Saat Ayah saya mengirim pesan ini beliau sedang sendirian dirumah. Ibu saya masih melakukan perjalanan dinas kantornya ke Mataram. Saya sendiri yang setelah menikah tidak tinggal serumah lagi dengan mereka dan pindah ke negara bagian selatan Banten alias Tangerang selatan (rumah kedua orangtua saya berada di daerah Bekasi.) Adik kedua saya juga pindah bahkan sampai pindah kewarganegaraan, kalau yang ini benar-benar pindah negara yakni ke Turki. Karena adik saya menikah dengan pria asli Turki dan ikutlah dia ketempat suaminya dalam 2 tahun terakhir. Sedangkan adik saya yang terakhir meskipun tinggal ia sendiri yang ada dirumah namun ia tidak benar-benar tinggal karena sedang kuliah di UI Depok maka hanya sabtu dan minggulah ia pulang itu pun dengan membawa sejumlah cucian kotor #modus hihi

Rumah yang tadinya ramai dengan 3 anak perempuan, yang mungkin lebih banyak tidak akurnya dibanding akurnya terutama masalah pinjam meminjam barang (maklum girlssss!) lama-kelamaan mulai sepi. Meskipun Ayah dan Ibu bekerja dan seringkali dinas hingga waktu yang cukup lama kami bertiga sudah terbiasa hidup hanya dengan mbak pulang pergi dirumah. Sedari kecil melihat ayah dan ibu bekerja dan terkadang dalam kurun waktu lama hingga menetap menjadi hal yang biasa. Bahkan terkadang saat ayah baru pulang ibu sudah bersiap untuk pergi dinas. Hahaha kalau saya bilang semacam rumah singgah. satu datang satu pergi. Tapi kami terbiasa melihat itu semua karena kami bertiga tau bahwa itu kewajiban mereka dan kewajiban kami ialah belajar dengan baik. Memang sih ada kalanya ingin tidur atau cerita dengan Ibu tapi ini hanya sesekali misalnya karena ada masalah di kampus atau berantem sama adik saya.

IMG-20110831-00291(1)

saya dan kedua adik saya. Sedang mengandung anza di usia 8 bulan #gedepisan

Hingga saat ini pun mereka masih asyik dengan kegiatan masing-masing. Ibu saya masih mengurusi orang transmigran di daerah pedalaman *saya rasa hampir seluruh pulau di Indonesia bahkan bagian terkecil pernah beliau datangi dan ayah saya masih asyik juga dengan kegiatan kantornya. Komunikasi kami sudah pasti bukan melalui telepon saja, sekarang saat gadget bertebaran dimana-mana Ayah dan Ibu saya tidak mau kalah. Hampir disetiap malam minta skype dan video camera sama cucunya, persis menjelang tidur ring tone BB saya selalu berbunyi dan itu dapat dipastikan ialah telepon dari Ayah saya hanya untuk mendegar suara cucu kesayangan dan menanyakan “tadi udah main kereta bang?” hiihi 😛 Belum lagi lumayan eksis di facebook dengan memasang kegiatan di pekerjaannya atau sekedar bertemu teman semasa naik gunung ayah saya dan dipublikasikan di wallpapernya dan aktif berkomentar di grup messenger hihi malahan ayah saya yang terkadang gaptek niat banget loh beli gadget keluaran terbaru dan datang ke salah satu kios minta di-upgrade mainan anak biar saat anak saya main mengunjugi mereka di akhir  pekan belialu akan meminjamkan gadgetnya dan berdua asyik bermain kereta bersama. hiihiii.

Seperti tulisan yang Ayah saya kirim tadi pagi komunikasi kecil seperti ini menjadi hal yang sangat biasa. Ayah saya mungkin tipikal sedikit melankolik, setiap ada yang berulang tahun pasti ayah saya mengirimkan ke anak yang berulang tahun untuk meminta maaf dan berterima kasih kepada Ibu saya bahwa kami ketiga anaknya telah dilahirkan, setiap hari pernikahan seluruh anak dan mantu akan dikirimkan pesan yang dibuatnya sendiri bahkan dihari ulang tahun pernikahan saya pun saya dan suami diberikan message yang sama dan dikirim ke nomor masing-masing dengan kata-kata yang telah beliau susun sendiri. PSssttt…. bahkan dulu saat saya masih sekolah SMA saya pernah tidak sengaja menemukan segepok yak! segepok surat cinta valentine dan pernikahan yang dibuat ayah saya ke Ibu saya saat mencari berkas. semuanya serba pink dan merah ahahahaha dulu sih saya ketawa geli sekarang saya baru sadar ternyata itu salah satu bumbu bagaimana pernikahan mereka bisa sampai 30tahun ini dan semoga selamanya hingga ajal memisahkan.

Saya sangaaat bersyukur diusia mereka, melihatnya sehat dan bahagia saja sudah merupakan anugerah. Apalagi bila melihat mereka masih enjoy dengan “dunianya”. Dunia yang dari dulu telah mereka bangun, nikmati, jalani dan mungkin sebentar lagi akan ditinggalkan karena faktor usia, yakni pensiun tidak akan mengubah sedikitpun kehidupan kedua orangtua saya. Semoga banyak aktivitas menanti mereka saat masa tua itu datang semoga saya dan kedua adik saya masih dapat membahagiakan mereka seperti dulu mereka memberi kebahagiaan kepada kami. Hal indah yang dulu kami lakukan mungkin kini dapat kami lakukan kembali bersama cucu-cucu kesayangannya seperti menonton film bersama, jalan jalan keluar kota, bahkan baru-baru ini ayah saya berdua saja dengan adik menonton teater koma dan dia masih kuat mengajak abang anak saya naik kereta commuter line dari kalibata-kota k dan mampir makan es krim ragusa hanya untuk membuatnya senang dapat menjadi memori terindah yang tidak akan kami lupakan.

IMG-20140410-WA0003

jalan-jalan ke seaworld

anza

anza, angku dan tante kesayangan bersiap naik kereta

 

unnamed

Terima kasih ayah ibu atas cinta kalian.

Terima kasih atas begitu banyak kisah indah yang telah kalian bagi bersama kami

Selamat ulang tahun pernikahan yang ke 30. Tetap sehat dan menjadi panutan.

doaku terus menyertaimu.

 

*ps ini saya tulis terlambat 2 hari karena pasien poli banyak, tp tidak mengubah esensi tulisan. Tapi koq ya jadi mrebes mili… :’)

 

3 thoughts on “love is, you!

  1. Bahagianya dikelilingi orang-orang tercinta. Apalagi dengan orangtua yang masih lengkap. Semoga ayah dan ibu selalu sehat. ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s